Kemarin dalam musim yang lalu
Aku tersenyum bersamamu,
Membagi rinai akan sukamu..
Dan kemaren..
Dalam lembar asa yang lalu
Aku tersenyum dan menangis bersamamu,
Saat rinai suka dan dukamu kamu bagi..
Kasih..
Dua musim nerlalu,
Terlalu banyak pengertian,
Dan kata maaf yang mengalir,
Aku lelah dan kehabisan kata..
Dua musim berlalu
Dalam awal dan kerikil
Kita lalui bersama..
Tapi mengapa..
Hujan semusim, kamu lupa kemarau menahun?
Dalam relungku, ku ingin kamu tau
Tak pernah ingin menyulam luka hatimu..
Salahkah aku?
Tak sekedar kamu mengerti,
Saat aku mencarimu..?
Apakah kata tak jua bermakna?
Bersandarlah saat kau butuh aku,
Bagi dukamu..
Atau..apakah semua yang telah terjalin ini hanya sebuah intermezzo?
Kasih..
Dua musim yang lalu,
Betapa sering bathin ini menangis,
Selalu dan selalu aku coba mengerti..
Berimu kesempatan..
Dalam salah baru setelah salah yang lalu.
Maafkan aku..
Terlalu sering kesempatan itu kita tuai..
Kini..
Biar..biar semua berlalu
Biarkan kemarin hanya cerita,
Dari sepenggal kisah masa lalu.
Ku hanya ingin, seberkas sinar untuk masa yang akan lalu..
Sabtu, 16 Januari 2010
serenade hujan
rindu menelikung, di sela hujan
menggoda untuk tetap tinggal
menuntaskan cerita yang telah usang
tentang asa yang mesti hilang
terarak waktu sudah berlalu
selalu meneguhkan janji hati
kau di kejauhan dan aku menjauh
tak beda, rasa ku masih sama
malam, sunyi, hujan, rindu
harusnya menjadi sebuah serenade
yang menghiasi kesendirianku
untuk menganyam lamunan
sepi menelikung, berteman hujan
mencipta rasa yang tak akan hilang
aku akan menjauh
hatiku tetap utuh
Hujan..itu datang..
Tuk menyejukan hatimu yang telah gersang
Tuk membersihkan luka yang pernah datang
Walaupun ia juga bisa menghentikan langkahmu untuk pulang…
Malam kadang memang kelam…
Sunyi kadang diinginkan…malah kadang diperlukan…
Hujan kadang juga sering dirindu dan dinantikan…
Rindu,…jangan pernah padam tapi jangan sampai membuatmu tenggelam…
menggoda untuk tetap tinggal
menuntaskan cerita yang telah usang
tentang asa yang mesti hilang
terarak waktu sudah berlalu
selalu meneguhkan janji hati
kau di kejauhan dan aku menjauh
tak beda, rasa ku masih sama
malam, sunyi, hujan, rindu
harusnya menjadi sebuah serenade
yang menghiasi kesendirianku
untuk menganyam lamunan
sepi menelikung, berteman hujan
mencipta rasa yang tak akan hilang
aku akan menjauh
hatiku tetap utuh
Hujan..itu datang..
Tuk menyejukan hatimu yang telah gersang
Tuk membersihkan luka yang pernah datang
Walaupun ia juga bisa menghentikan langkahmu untuk pulang…
Malam kadang memang kelam…
Sunyi kadang diinginkan…malah kadang diperlukan…
Hujan kadang juga sering dirindu dan dinantikan…
Rindu,…jangan pernah padam tapi jangan sampai membuatmu tenggelam…
Langganan:
Postingan (Atom)
